"Dan cintamu buat ku adalah kertas yang siap untuk kita tulis dengan berbagai warna tinta."
"Berusahalah untuk seperti aku yang tak pernah mau kertas itu tertiup angin dan usang dimakan waktu,jika hanya aku. Mungkin aku takkan sanggup,maka aku perlu kamu. Aku dan kamu berjalanlah melintasi roda waktu yang panjang,melalui beribu kerikil yang tajam dan kadang membuat kaki kita sakit karena tajamnya."
"Aku dan kamu,sulit dijelaskan dengan kata,namun cukup dengan mata. Yang ketika kamu memandangku aku bisa merasakan tenangnya pikiranku,leganya nafasku,hangatnya tubuhku."
"Sujudku takan lengkap tanpa memohon kepada Tuhan untuk menjadikan aku tulang rusukmu."
"Ini bukan cerita hati yang sedang kasmaran,namun ini adalah harapan bagi hati yang sedang menginginkan kebahagiaan."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar